apa itu prokrastinasi?
Pernah nggak sih kamu bilang, “Ntar aja deh, masih banyak waktu…” tapi ujung-ujungnya tugas atau materi ujian baru disentuh pas udah mepet deadline?
Nah, itulah yang disebut prokrastinasi—kebiasaan menunda-nunda yang kelihatannya sepele, tapi bisa berakibat fatal, apalagi buat anak kelas 12 yang lagi dikejar target ujian dan kelulusan.
Masalahnya, prokrastinasi nggak cuma bikin tugas numpuk. Efek sampingnya bisa ke mana-mana: stres, kurang tidur, hasil belajar yang nggak maksimal, bahkan rasa bersalah yang bikin kita tambah malas.
Prokrastinasi adalah kebiasaan menunda pekerjaan hingga mendekati atau melewati tenggat waktu, yang berdampak negatif pada kualitas kerja dan menimbulkan stres.
Penyebab
-
Perfeksionis – terlalu fokus pada detail sehingga pekerjaan tertunda.
-
Takut menghadapi kesulitan – memilih tugas yang mudah dulu.
-
Mengejar adrenalin – merasa lebih kreatif di bawah tekanan deadline.
-
Multitasking – bingung menentukan prioritas.
-
Gangguan mental – seperti depresi, OCD, atau ADHD.
Ciri-Ciri
-
Menunda hingga mendekati deadline.
-
Stres dan frustrasi saat bekerja.
-
Kualitas tugas rendah.
-
Lebih memilih kegiatan menyenangkan dibanding tugas.
Dampak Negatif
-
Stres, gangguan mental.
-
Masalah finansial dan profesional.
-
Hubungan sosial terganggu.
Cara Mengatasi
-
Buat daftar prioritas – mulai dari yang mudah.
-
Manajemen waktu – selesaikan 2–3 hari sebelum deadline.
-
Bersikap realistis – hindari ekspektasi terlalu tinggi.
-
Bangun motivasi diri – kerjakan segera agar bebas beban.
-
Konsultasi profesional jika diperlukan.
.jpg)
aduhhh, aku banget nihh
BalasHapus